Bombardir Lini bertahan Levante di Santiago Bernabeu, Real Madrid Justru Kalah

Real Madrid kalah 1-2 dari kesebelasan tamu Levante di partai Matchday kesembilan La Liga Spanyol yang bergulir di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, di Sabtu (20/10/2018).

Selama fase pertama, Real Madrid main amat mendominasi di dalam penguasaan bola, tak ketinggalan pula dengan peluang.

Jumlah, Real Madrid melepas 17 tendangan yang lima di antaranya akurat selama fase perdana.

Sedangkan Levante yang setingkat lebih banyak ada dibawah tekanan cuma bisa membuat 2 kesempatan yang seluruhnya akurat.

Meskipun begitu, Lavente jadi kesebelasan perdana yang bisa membuat kesempatan di pertandingan itu serta secara langsung berakibat goal.

Kala pertandingan baru masuk ke menit keenam, Levante sukses meraih keunggulan karena performa Jose Luis Morales yang berhasil memperdayai Raphael Varane serta Thibaut Courtois buat menyarangkan goal menuju gawang kosong usai mendapat assist jarak jauh Sergio Postigo.

Terpaut 0-1 membikin Real Madrid mengembangkan serangan serta memperoleh kesempatan lewat Sergio Ramos serta Marco Asensio.

Tapi, Levante bisa memperbesar keunggulan lewat hukuman penalti Roger Marti saat laga sudah berjalan hingga menit ke-13.

Hukuman penalti itu diraih Levante usai pemain bertahan Real Madrid, Raphael Varane, dinyatakan sudah menyentuh bola didalam jantung pertahanan sendiri usai sang pengadil menyaksikan tayangan ulang di video assistant referee (VAR).

Saat laga sudah berjalan hingga menit ke-17, Real Madrid sempat memperoleh peluang emas lewat sundulan Casemiro, namun terbuang percuma lantaran cuma membentur mistar gawang Levante.

Real Madrid sempat kembali meneror gawan Levante lewat Lucas Vazquez serta Sergio Ramos, namun masih belum cukup buat menaklukan penjaga gawang Oier Olazabal.

Menyambut fase perdana usai, Levante sempat kembali menjebol gawang Real Madrid melewati Roger Marti, namun goal itu dianulir serta score 2-0 buat kesebelasan tamu bertahan sampai jeda.

Di fase ke 2, manajer Real Madrid, Julen Lopetegui, langsung melakukan pergantian cepat dengan memasukan Gareth Bale, beserta Karim Benzema dan Dani Cabellos di pertengahan pertandingan.

Hasilnya segera terlihat. Intensitas serangan Real Madrid secara langsung membaik tajam.

Selama 45 menit ke 2, Real Madrid sukses memperoleh tambahan 17 kesempatan yang tujuh pada antaranya akurat.

Sedangkan Levante cuma bisa mendapat empat kesempatan tanpa ada yang mengarah tepat menuju gawang Real Madrid.

Praktis, laga sepertinya jadi milik Real Madrid, walau Levante sempat beberapa kali memberi ancaman.

Usai berkali-kali melontarkan serangan, Real Madrid baru bisa membalas saat laga sudah berjalan hingga menit ke-72 lewat tendangan keras Marcelo usai memperoleh sodoran dari Karim Benzema.

Saat laga sudah berjalan hingga menit ke-76, Real Madrid nyaris sukses memaksakan skor jadi imbang melewati Karim Benzema, namun tendangan kaki kanannya cuma membentur tiang gawang.

Saat laga sudah berjalan hingga menit ke-88, Real Madrid sukses menjebol gawang Levante melewati Mariano Diaz, namun mantan ujung tombak Olympique Lyonnais ini telah berdiri pada posisi off-side sebelum mendapat bola muntah.

Jelang pertandingan usai, Levante nyaris sukses mematikan pertandingan lewat Jose Luis Morales, namun score 2-1 tetap bertahan sampai pertandingan berakhir.

Pencapaian itu membuat Real Madrid kembali gagal mendapat kemenangan di dalam empat laga La Liga Spanyol beruntun.

Real Madrid juga tidak berhasil merangkak naik dari posisi kelima klasemen dengan 14 angka, serta terancam tergusur sampai peringkat kesembilan oleh Espanyol, Real Valladolid, Real Betis, hingga Real Sociedad.